JAKARTA: Empat koperasi unit desa di Pekalongan, Jawa Tengah membuka lembaran baru bisnis dengan menangkap program Sang Hyang Seri atau SHS Shop hasil sinergi dengan instansi pemberdaya sektor riil, Kementerian Koperasi dan UKM.
Keempat koperasi unit desa (KUD) yang telah mengoperasionalkan gerainya adalah KUD Kajen, Bojong, Doro, dan KUD Talun di Pekalongan, Jawa Tengah. Sejumlah 13 KUD lainnya dari Jawa Tengah dan Jawa Timur dalam daftar verifikasi untuk beroperasi.
Deputi Bidang Produksi Kementerian Koperasi dan UKM, Braman Setyo, mengatakan program pemberdayaan ekonomi kerakyatan melalui KUD tersebut, tanpa membebani anggaran negara atau APBN.
“Program ini diangkat agar KUD bisa bangkit kembali setelah sekian lama tidak berdaya menggerakkan perekonomian anggotanya. Kami berharap PT Sang Hyang Seri terus memberi dukungan,” katanya kepada Bisnis (Jumat, 17 Februari 2012).
Dalam program kerja sama tersebut, setiap KUD akan memasarkan berbagai produk keperluan pertanian senilai Rp1 miliar per tahun. Seluruh produk yang dipasarkan merupakan hasil produksi PT Sang Hyang Seri.
KUD diberi wewenang terbatas untuk mengambil keuntungan sebesar 10% dari setiap penjualan produk mulai dari bibit, pupuk, peralatan pertanian hingga pestisida. Dengan demikian pendapatan yang bisa diraih KUD setiap tahun sekitar Rp100 juta.
Asisten Deputi Urusan Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kementerian Koperasi dan UKM, Sultan Effendie, menjelaskan PT Sang Hyang Seri tidak membatasi penjualan produk di setiap gerai KUD. Jika gerai KUD yang diberi brand SHS Shops membutuhkan pasokan tambahan, bisa diajukan penambahan barang.
”Syarat yang harus dipenuhi KUD untuk menjadi mitra pemasaran dengan keuntungan 10%, di antaranya sudah memiliki gerai dan gudang penyimpanan. Jika gerai mereka sudah rusak, maka diwajibkan memperbaikinya,” ujarnya.
Syarat lainnya adalah, setiap KUD harus memiliki wilayah operasional sedikitnya sekitar 3.000 hektar pertanian. Dengan luas operasional tersebut, PT Sang Hyang Seri dan Kementerian Koperasi dan UKM menilai cukup untuk memberikan nilai ekonomis bagi operasional satu gerai SHS Shop.
Menurut Sultan, selain sudah terdata 13 KUD yang siap membuka gerai berdasarkan verifikasi, sejumlah 10 KUD lainnya dalam posisi siap mendirikan gerai untuk segera memberi pelayanan kepada komunitas petani di Jawa Tengah. (faa)
Discuss: EKONOMI KERAKYATAN: 4 KUD di Pekalongan ikut program Sang Hyang Seri
-
terima kasih karena webb ini bisa memberikan informasi kepada saya, kalo bisa untuk perhatiannya semua KUD di SUL-SEL juga lebih di perhatikan. trims
DISCLAIMER:
Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
* Redaksi
Most Read
Burhanuddin Abdullah jadi rektor IKOPIN
JAKARTA: Burhanuddin Abdullah, eks Gubernur Bank Indonesia akan dilantik menjadi Rektor Institut Manajemen Koperasi Indonesia (IKOPIN) pada 14 September menggantikan Rully Indrawan. Rully menjabat sebagai Rektor IKOPIN periode 2007-2011 dan akan mengakhiri tugas pada 10 September 2011.

Showing 1 - 1 of 1 comments