Bisnis Indonesia - Bisnis.com


DUNIA OTOMOTIF: Foton rangkul Daimler

Large_foton_china

Berita Terkait

BEIJING: Raksasa  otomotif China, Beiqi Foton Motor Co Ltd menggandeng Daimler AG untuk memproduksi varian terbaru truk besar Auman GTL.

CEO Beiqi Foton Motor Co Ltd Wang Jinyu mengatakan kerja sama ini merupakan langkah besar dari strategi Foton untuk memperluas pemasaran global.

"Kerja sama ini sudah dirintis sejak 9 tahun lalu dan kontrak pembentukan perusahaan patungan  ditandatangani pada Juli 2010 dengan total investasi sedikitnya 6,35 miliar yuan," ujarnya saat peresmian perusahan patungan tersebut, Beijing Foton Daimler Automotive Co., Ltd sekaigus peluncuran perdana truk Auman GTL di Beijing, akhir pekan lalu.

Perusahaan patungan ini, lanjut Wang, akan memproduksi truk Auman yang sebelumnya sudah dihasilkan Foton dengan dukungan mesin, aspek keamanan, dan teknologi Daimler Jerman yang sudah diakui memenuhi standar Eropa dan dunia sehingga layak digunakan di berbagai kawasan.

"Beijing Foton Daimler Automotive Co Ltd direncanakan mampu memproduksi sekitar 300.000 unit truk Auman GTL setiap tahunnya  untuk fokus pemasaran di luar China," ujarnya.

Kapasitas produksi akan terus ditingkatkan selama 4 tahun ke depan termasuk oleh pabrik Foton di luar China yang akan segera beroperasi terutama di India pada 2014 dan pabrik di Rusia yang masih dalam pembangunan.
 
Langkah kerja sama dengan Daimler dianggap sebagai batu loncatan yang penting dan strategis bagi Foton untuk meningkatkan daya saing di pasar global khususnya dalam industri otomotif kendaraan komersial untuk berbagai keperluan.

Tahun lalu total produksi kendaraan Foton lebih dari 700.000 unit termasuk truk Auman yang mulai memasuki pasar global dalam 2 tahun terakhir," tutur Wang. (tw)
 

Discuss: DUNIA OTOMOTIF: Foton rangkul Daimler

Showing 0 - 0 of 0 comments

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

* Redaksi


Other area