JAKARTA: Awas, peretas kian agresif. Hacker anonim semakin rajin menyerang situs pemerintah AS untuk memprotes aturan tentang hak cipta global.
Hacker tanpa identitas itu merilis pernyataan internet setelah menyerang situs Federal Trade Commision dan lembaga Perlindungan Konsumen Nasional.
Komisi Perdagangan menyatakan situsnya telah diperbaiki, tetapi peretas terus menyerang situsnya dan menyatakan tidak akan dikembalikan, "Sampai kita puas bahwa kerentanan apapun telah ditangani."
Jumat pagi, situs itu diganti dengan video satir kekerasan perjanjian anti-pemalsuan dagang berbahasa Jerman.
Kebijakan pemerintah untuk melindungi hak cipta global itu bertujuan untuk menghentikan pencurian kekayaan intelektual, seperti mengunduh film secara ilegal, tetapi banyak aktivis khawatir ketentuan itu dapat digunakan untuk menuntut tindakan sepele seperti menggubah ulang musik atau membuat montase video online.
Video hacker menegaskan kebijakan itu bisa membuat pengguna komputer di rumah bisa ditembak mati oleh aparat dengan hanya mengirim email foto kepada ibunya.
Dalam pernyataannya, hacker tak beridentitas itu juga membanggakan aksi pencurian sejumlah besar data pribadi dari karyawan Trade Commission, termasuk segala sesuatu dari laporan perbankan untuk informasi website kencan. (AP/arh)

Showing 0 - 0 of 0 comments