JAKARTA: Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) berniat menghilangkan batas antara sekuritas anggota bursa (AB) bernilai transaksi kecil dan besar dalam pemilihan direksi bursa.
Kepala Biro Perundang-undangan dan Bantuan Hukum Bapepam-LK Robinson Simbolon mengatakan rencana itu akan tertuang di dalam pembahasan revisi peraturan pemilihan direksi yang sedang digodok otoritas pasar modal.
"Dulu [masing-masing AB yang bisa mengajukan calon] batasnya 1%, sekarang semua boleh, agar tidak dominan [sekuritas bertransaksi besar dan kecil]," ujarnya ketika berkunjung ke kantor Bisnis Indonesia sore ini 22 Februari 2012.
Saat ini Bapepam-LK sedang merevisi peraturannya yang bernomor V.A.3 tentang Direktur Bursa Efek yang berniat menggantikan peraturan bernomor sama yang terdahulu.
Dalam peraturan lama yang berlaku sejak 2009, Bapepam-LK memiliki sistem paket yang diusung oleh kumpulan beberapa AB yang memiliki gabungan nilai transaksi 10% dari transaksi bursa selama 12 bulan terakhir.
Dari kumpulan yang mengajukan calon paketnya tersebut, masing-masing sekuritas harus memiliki nilai transaksi minimal 0,2% dari total transaksi bursa dalam periode yang sama.
Dalam draf yang dirilis otoritas pasar modal pada Desember 2011, Bapepam-LK berniat menggunakan sistem calon direksi individual yang diusung AB bernilai transaksi minimal 1%.
Namun, tutur Robinson, dalam pembahasan terakhir Bapepam-LK berninat mengubahnya lagi sehingga sistemnya menjadi kembali paket tanpa ada batas minimal nilai transaksi.
"Sudah saya paraf [draft-nya], mudah-mudahan bisa pekan ini."
Dia juga mengatakan nantinya paket calon akan diseleksi oleh kepala biro Bapepam-LK dan dilanjutkan dengan proses kompetisi antar calon.
Kompetisi itu, tuturnya, akan dilakukan dengan sistem head to head, sehingga nantinya calon direktur utama akan beradu dengan calon direktur utama paket lain di depan Bapepam-LK.
Selain itu, dia mengatakan seleksi Bapepam-LK akan bersifat final sehingga nantinya tidak ada voting lagi di tingkat rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) BEI dan acara itu tinggal mengesahkan proses yang sudah dilakukan di otoritas pasar modal.
Sebelumnya, persaingan dan voting masih terjadi hingga tingkat RUPSLB. "Agar tidak bersifat politik," ujarnya. (faa)

Showing 1 - 1 of 1 comments