Bisnis Indonesia - Bisnis.com


BISNIS LISTRIK: PLN pasok listrik premium ke Posco

Large_listrik__9_

Berita Terkait

JAKARTA: PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) akan memasok listrik dengan layanan premium kepada PT Krakatau Posco, perusahaan patungan antara PT Krakatau Steel Tbk dan Posco, mulai November 2012 hingga 10 tahun mendatang.

Listrik 165 Megavolt Ampere (MVA) akan disalurkan dari jaringan tegangan tinggi 150 kiloVolt (kV) ke instalasi listrik milik pabrik baja Posco di Cilegon, Banten. Dengan layanan premium, penyaluran listrik ke Posco akan ditangani dengan keandalan dan mutu pasokan lebih tinggi dan jaminan tanpa pemadaman.

Perjanjian kerja sama itu ditandatangani oleh Direktur Perencanaan dan Manajemen Risiko PLN Murtaqi Syamsuddin dan Direktur Operasi Jawa-Bali PLN I.G.A Ngurah Adnyana serta Presiden Direktur Krakatau Posco Kim Dong Ho, Jumat (17/02).

“Perjanjian jual beli listrik antara PLN dan Posco hari ini dengan daya sebesar 165 MVA adalah deal yang dayanya termasuk paling besar yang pernah ditandatangani oleh PLN, dengan menggunakan skema layanan khusus dengan harga keekonomian,” ujarnya seusai acara tersebut.

Murtaqi mengatakan perjanjian ini juga menandai kerja sama ekonomi antara kedua bangsa yang sangat baik, yakni antara perusahaan Indonesia (KS) dan Korea Selatan (Posco), yang di-back up pasokan listriknya oleh PLN.

Menurutnya, kerja sama investasi antara KS-Posco ini melibatkan capex yang begitu besar, sekitar hampir US$3 miliar. Hal ini akan sangat berpengaruh bagi perkembangan ekonomi, baik Indonesia mau pun Korea Selatan.

“Oleh karena itu, PLN punya komitmen yang sangat kuat untuk bisa salurkan listrik tepat pada waktunya sesuai yang dibutuhkan pihak Posco, dengan kualitas yang baik dan keandalan yang terbaik. PLN akan dikenakan denda hingga ratusan juta rupiah per sekali padam,” ujarnya.

Presiden Direktur Krakatau Posco Kim Dong Ho mengatakan Krakatau Steel dan Posco sudah bekerjasama sejak 2010. Selanjutnya pada Juni 2011, pihaknya sudah memulai pekerjaan tiang pancang dan proyek pabrik baja ini akan selesai pada 2013.

“Saat itu kami butuh suplai listrik yang stabil agar integrated steel mill bisa berjalan dengan lancar,” ujarnya.

Adapun listrik sebesar 165 MVA akan digunakan oleh Posco dalam 3 tahap. Pada tahap pertama atau tahap commissioning, Posco akan menggunakan listrik sebesar 80 MVA pada November 2012.

 

Selanjutnya tahap II, Posco akan menggunakan listrik menjadi 100 MVA pada Juli 2013. Selanjutnya pada tahap III, Posco akan menggunakan daya penuh 165 MVA pada Januari 2014.

Pada kesempatan yang sama, Kadiv Niaga PLN Benny Marbun mengatakan PLN diperkirakan bisa meraup total hasil penjualan listrik dari Posco sebesar Rp53 miliar per bulan saat pasokan daya full 165 MVA.

 

Kesepakatan jual beli listrik antara PLN dan Posco ini akan berlangsung selama 10 tahun dan dimungkinkan untuk diperpanjang.

“Dengan layanan premium, Posco dikenakan tarif listrik lebih mahal yakni Rp810 per kWh,” ujarnya.

Selain dengan Posco, PLN dalam waktu dekat ini akan menandatangani kerja sama pasokan listrik menggunakan layanan premium dengan Semindo, pabrik semen di Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten sebesar total 130 MVA. Selanjutnya, dengan Raja Paksi, pabrik baja di Bekasi sebesar total 100 MVA.

Benny mengatakan di luar Posco, Semindo, dan Raja Paksi, tahun ini PLN akan menandatangani kerja sama pasokan listrik dengan layanan premium kepada sekitar 5 pelanggan lainnya. (Bsi)

Discuss: BISNIS LISTRIK: PLN pasok listrik premium ke Posco

Showing 0 - 0 of 0 comments

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

* Redaksi


Other area