JAKARTA: Jaringan hotel global Tune Hotels melebarkan usahanya hingga ke Filipina dengan pembukaan Tune Hotels di Angeles City berkapasitas 165 kamar.
Hotel ini dirancang untuk menjadi hotel bandara yang menyediakan kenyamanan bagi para penumpang yang melalui Bandar Udara Internasional Diosdado Macapagal, atau juga dikenal sebagai Bandar Udara Clark.
Bandara ini juga merupakan pusat penerbangan berbiaya rendah berkedudukan di Filipina, AirAsia Inc. (Filipina) yang segera memulai penerbangan dengan tujuan domestik dan internasional.
“Kami sangat senang akhirnya dapat mendirikan hotel pertama kami di Filipina, tepat di kota ini, Angeles City, Pampanga,” kata Group CEO of Tune Hotels, Mark Lankester seperti dalam keterangan pers yang diterima Bisnis, hari ini.
Dia menjelaskan dengan lebih dari 7.000 pulau, Filipina sangat dikenal sebagai tujuan wisata turis internasional maupun lokal, bahkan dari tahun ke tahun pertumbuhan wisata berkembang pesat mulai dari berjemur di pantai Cebu hingga menikmati budaya setempat.
Tune Hotels Angeles City dimiliki dan dioperasikan oleh Red Planet Hotels dalam kerja sama franchise untuk pembangunan Tune Hotels di Filipina, Thailand, dan Indonesia.
Hotel itu merupakan bagian dari Tune Group, konglomerasi bisnis yang didirikan oleh Tan Sri Tony Fernandes bersama Dato’ Kamarudin Meranun, yang jabatannya sebagai Group CEO dan Deputy Group CEO AirAsia.
Sementara itu, CEO Red Planet Hotels Tim Hansing menyatakan Tune Hotel Angeles City merupakan properti yang pertama dari keseluruhan rencana perusahaan untuk pengembangan merek mereka di kota-kota di Filipina.
“Angeles hanyalah awal dari yang kami rencanakan untuk Tune Hotels di Filipina,” tukasnya.
Bahkan, dia menambahkan beberapa hotel dalam tahap pembangunan dan segera dibuka di Cebu dan Ermita, yang kemudian dilanjutkan dengan pengoperasian di Makati,” tuturnya. (api)

Showing 0 - 0 of 0 comments