Bisnis Indonesia - Bisnis.com


BISNIS CONTACT CENTRE: Infomedia bidik pendapatan Rp1,3 triliun

Large_telkom__4_

Berita Terkait

BANDUNG: Pengelola buku telepon yellow pages PT Infomedia Nusantara menargetkan pendapatan sebesar Rp1,3 triliun pada 2012 atau tumbuh 21% secara tahunan a.l dengan menggenjot bisnis contact centre hingga ke pasar pasar ritel.

Presiden Direktur PT Infomedia Nusantara Muhammad Awaluddin menuturkan anak perusahaan PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom) tersebut membukukan pendapatan Rp1,07 triliun tumbuh 23% dibandingkan dengan posisi 2010 sebesar Rp800 miliar.

“Infomedia mencatatkan pertumbuhan pendapatan secara signifikan pada 2011 mencapai lebih dari Rp1 triliun,” katanya di Bandung Sabtu lalu. (11/02)

Dia mengungkapkan kontribusi terbesar pendapatan perusahaan terdongkrak dari unit bisnis contact center and outsourcing services yang mencapai 66% dari total pendapatan Infomedia.

Layanan contact centre berkontribusi sebesar Rp636,5 miliar atau tumbuh 20,1% bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Awaluddin memprediksi bisnis contact centre ini akan terus tumbuh 4—5 tahun seiring dengan tingginya kebutuhan masyarakat, baik perusahaan besar maupun usaha kecil menengah.

Untuk itu, ujarnya, pada tahun ini Infomedia akan gencar menggarap pasar ritel untuk mendongkrak pendapatan dari sektor bisnis contact centre.

“Saat ini, kami memang fokus menggarap pasar enterprise, namun pada tahun ini kami akan menggenjot pasar ritel, misalnya perusahaan start up atau UKM,” ujarnya.

Selain itu, ungkap dia, kontributor pendapatan terbesar kedua berasal dari lini bisnis digital media and rich content sebesar 27% dan printing and publishing (7%).

Dia menjelaskan salah satu lini bisnis yang berkontribusi besar terhadap perusahaan tersebut adalah layanan yellow pages directory dan special directory.

Lini bisnis itu, ungkap dia, berkontribusi sebesar Rp287,6 miliar atau tumbuh 10,4% bila dibandingkan dengan 2010.

Selain contact center, tambah dia, bisnis yang menjadi lumbung uang Infomedia pada tahun ini adalah buku direktori tersebut.

Dia menuturkan bisnis buku direktori tetap menjadi pilihan konsumen. Hal itu terkait dengan masih minimnya penetrasi Internet yang menjangkau seluruh daerah di Tanah Air.

Dengan demikian, pengiklan lebih memilih buku direktori sebagai sarana promosi perusahaan atau bisnis mereka.

“Kami optimistis bisnis buku direktori akan tetap tumbuh paling sekitar 2% tahun ini. Kami telah menyiapkan reposisi dari buku direktori ke dunia digital karena trennya saat ini sudah mengarah ke dunia digital,” ujarnya.

 

Kenaikan laba kotor
Dia menuturkan pencapaian pendapatan tahun lalu yang signifikan berimbas pada peningkatan laba kotor (earnings before interest, taxes, depreciation, and amortization/EBITDA) perusahaan sebesar 19% menjadi Rp245,7 miliar.

Adapun pendapatan bersih perusahaan tumbuh sebesar 14% menjadi Rp143,4 miliar. Keberhasilan tersebut setidaknya menambah jajaran anak perusahaan Telkom yang meraup pendapatan lebih dari Rp1 triliun.

Awaluddin melanjutkan Infomedia melebarkan unit bisnisnya menjadi tujuh bagian dari sebelumnya hanya tiga unit untuk merealisasikan peningkatan target tahun ini.  

“Oleh karena itu, kami mencoba lini bisnis baru operation services dan data analytics,” tuturnya. (k30/Bsi)

Discuss: BISNIS CONTACT CENTRE: Infomedia bidik pendapatan Rp1,3 triliun

Showing 0 - 0 of 0 comments

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

* Redaksi


Other area