JAKARTA: Bentara Budaya Jakarta (BBJ) bekerja sama dengan Komunitas Lintas Budaya Indonesia menyelenggarakan pameran dengan tema "Budaya dan Karya Seni Peranakan Tionghoa Indonesia " mulai besok 6 Februari-12 Februari.
Pameran ini dilaksanakan setelah sukses menyelenggarakan "Pameran Warisan Budaya Tionghoa Peranakan - Sebuah Perjalanan Budaya" pada 15-25 Januari 2009.
Pembukaan akan kembali disertai peluncuran buku "Peranakan Tionghoa Indonesia Sebuah Perjalanan Budaya" edisi revisi dalam bahasa Inggris. Buku ini diperkaya dengan empat bab tambahan dan perbaikan kualitas foto.
Sejarah panjang migrasi orang-orang Tionghoa dari daratan Tiongkok , dengan berbagai macam alasan, dan setelah melewati kerasnya pelayaran dan aneka rintangan-rintangan lain , akhirnya membawa mereka pada dunia baru, tempat tinggal baru.
Walau tidak tertutup kemungkinan ada kerinduan terhadap tanah leluhur, tapi semua itu terobati dengan munculnya beraneka tatanan baru kehidupan pada kelompok mereka, hasil dari interaksi dalam kurun waktu yang panjang .
Pameran kali ini yang dibuka tepat pada perayaan Cap Go Meh (15 hari setelah Hari Raya Tahun Baru Imlek 2563) dengan tidak untuk memuja-muja kebesaran (glorifikasi) budaya Tionghoa dari tanah leluhurnya di Tiongkok, namun justru untuk menekankan adanya akulturasi yang memperkaya warna dan kebun bunga kebudayaan Indonesia yang memang beraneka ragam, Bhinneka Tunggal Ika. (faa)

Showing 0 - 0 of 0 comments