JAKARTA: Grup Bakrie menunjukkan indikasi siap bernegosiasi dalam rencana penggusuran beberapa manajemen puncak Bumi Plc, termasuk Nathaniel 'Nat' Rothschild, jika ada usulan yang masuk akal.
"Kami sudah bicara dengan Nat dan telah mendapat masukan bahwa direktur independen akan memberikan solusi kepada kami di Jakarta pekan depan," ujar Chris Fong, juru bicara Grup Bakrie dalam surat elektroniknya dari London kepada Bloomberg, hari ini, 11 Februari 2012.
Dia mengatakan jika usulan tersebut masuk akal, maka kubu kelompok usaha keluarga Bakrie tidak akan menolaknya.
Pergantian beberapa direksi Bumi Plc mencuat setelah mengumumkan adanya niat dari pemegang saham perusahaan, Borneo Bumi Energi & Metal Ltd, yang mengusulkan pergantian Nat dan Chief Executive Officer Ari Saptari Hudaya.
Pemegang saham itu berniat menggelar rapat umum pemegang saham untuk meluluskan permintaan, yang telah diumumkan pada 3 Februari.
Rothschild pernah mengatakan hubungannya dengan Chairman Bumi Plc Indra Bakrie sudah membaik pascainsiden kritikan Nat terhadap manajemen PT Bumi Resources Tbk.
"Kami ingin jajaran direksi 100% fokus pada aset, dan fungsi direktur independen sangat penting dan kami menghargai sekali mereka dan standar tata kelola cara Inggris yang mereka pertahankan," ujar Fong.
Fong mengatakan kondisi di perusahaan sudah berubah sejak rencana rapat pemegang saham mengemuka, dan Grup Bakrie tidak mengetahui bahwa Nat sudah mengundurkan diri dari perusahaan lain dan sudah berniat fokus ke Bumi Plc.
Induk Borneo Bumi Energi, yaitu PT Borneo Lumbung Energi & Metal Tbk, telah membeli 23,8% saham Bumi Plc senilai US$1 miliar dari PT Bakrie & Brothers Tbk dan Long Haul Holdings Ltd yang transaksinya ditutup pada 19 Januari.
Pengganti posisi co-chairman Bumi Plc setelah ditinggkalkan Nathaniel Rothschild adalah Indra Bakrie, yang sebelumnya menjabat chairman. Samin Tan, pemilik Borneo Lumbung Energi, digagas sebagai chairman Bumi Plc yang baru.
Pejabat Bumi Plc lain yang akan mengalami pergantian adalah CEO Bumi Plc Ari Saptari Hudaya (juga menjabat direktur utama Bumi Resources) berencana diganti oleh Nalinkant Amratlal Rathod (komisaris Bumi Resources).
Scott Andrew Merrillees (direktur Borneo Lumbung Energi) menggantikan Andrew Beckham sebagai chief financial officer (direktur keuangan) & direktur eksekutif.
Merrilles merupakan mantan bankir ANZ Australia yang sempat menjadi punggawa BNP Paribas, dan Beckham merupakan pejabat direktur keuangan Bumi Resources.
Pejabat direksi yang akan dicopot adalah direktur noneksekutif James Campbell, direktur noneksekutif Suyulianto Badung Tariono, direktur independen noneksekutif Amir Sambodo.
Harga saham Bumi Plc di London berada di level 755 pence pada Jumat, membentuk kapitalisasi pasarnya sebesar 1,81 miliar poundsterling. Perbandingkan 1 poundsterling setara dengan 100 pence.
Saham Bumi Resources yang berkode BUMI di Jakarta berada di Rp2.400 dan membentuk kapitalisasi pasarnya Rp48,86 triliun. (ea)
Showing 0 - 0 of 0 comments