JAKARTA: Di tengah merosotnya bursa lokal, regional dan internasional, investor dihadapkan pada kondisi pilihan investasi untuk sektor minyak dan komoditas serta valuta asing. Mana yang paling menarik? Berikut analisis yang disajikan Redaksi:
>BURSA NASIONAL<
* Indeks Harga Saham Gabungan di Bursa Efek Indonesia, terus bergerak di teritori negatif sejak pembukaan perdagangan. Indeks turun 1,76% atau 66,19 poin ke level 3.685,41. Indeks bergerak di level 3.679,52 hingga 3.751,15. Sebanyak 157 saham turun, hanya 14 saham naik, dan sisanya 267 saham stagnan.
* Koreksi juga terlihat di indeks Bisnis-27. Indeks ini turun 2,77% atau 7,28 poin ke level 313,69 pada perdagangan pukul 10.06 WIB. Indeks bergerak di level 312,76 hingga 320,72.
>BURSA REGIONAL<
* Saham berjangka Jepang dan Australia jatuh yang tercermin dari American Depositary Receipts (ADR) Canon Inc, produsen kamera yang terbesar pasar Eropa, turun 1% dari harga saham penutupan di Tokyo setelah euro menyentuh level terendah dalam 10 pekan terhadap yen. Melemahnya yen meredupkan prospek pendapatan. Kontrak di Nikkei 225 Jepang yang berakhir Maret rata-rata ditutup pada 8.420 di Chicago kemarin, turun dari 8.500 di Osaka, Jepang.
* Kontrak pada indeks 500 Standard & Poor turun 0,1% hari ini. Indeks turun 1,1% di New York kemarin setelah obligasi Italia terjual 3 miliar euro.
* Indeks MSCI Asia Pacific turun 18% tahun ini hingga kemarin, dibandingkan dengan penurunan 3,6% yang terjadi pada S&P 500 dan Indeks Stoxx 600 Eropa yang kehilangan 16%.
* Bursa saham di kawasan Asia pagi hari ini, Kamis 15 Desember 2011, dibuka memerah, karena kondisi Eropa masih mencemaskan para investor. Pada sesi perdagangan pukul 9:28 waktu tokyo (7:28 WIB), Indeks MSCI Asia Pasifik turun 0,6% ke level 112,65.
* Di Bursa Tokyo, harga saham Sony Co turun 1,7% setelah kinerja penjualannya anjlok akibat merosotnya kurs euro. Maklum, sekitar 21% dari penjualan Sony berasal dari Eropa. Sementara itu, harga saham Komatsu turun cukup tajam, yaitu 3%.
* Di Bursa Sydney, harga saham BHP Billiton Ltd turun 1,7% sebagai dampak dari merosotnya harga minyak dan tembaga di pasar global.
>BURSA INTERNASIONAL<
* Saham-saham di bursa Eropa kembali terkoreksi dan menempatkan Indeks Stoxx Europe 600 dalam posisi terendah selama 2 pekan terakhir. Saham Rio Tinto Group dan Eurasian Natural Resources Corp anjlok 4,5% setelah harga tembaga terus turun. Logica Plc juga terperosok 16% setelah penyedia jasa komputer tersebut memangkas proyeksi pendapatannya. Indeks Stoxx 600 turun 2,1% menjadi 232,44 pada penutupan setelah Fed gagal memberikan sinyal positif.
* Bursa saham Amerika Serikat kembali rontok dan menempatkan indeks Standard & Poor’s 500 3 hari berturut-turut rendah karena faktor krisis finansial Eropa. Saham Exxon Mobil Corp dan Newmont Mining Corp turun 1,3% seiring dengan harga komoditas yang terus turun dalam 11 bulan terakhir. Indeks S&P 500 turun 1,1% menjadi 1.211,82 pada 4 p.m. di New York. Indeks acuan tersebut telah terkoreksi 3,5% sejak 3 hari terakhir. Indeks Dow Jones turun 131,46 poin atau 1,1% menjadi 11.823,48. Indeks Nasdaq terkoreksi 1,6% menjadi 2.539,31 setelah saham Apple Inc anjlok 2,2%.
>MINYAK<
* Minyak mentah untuk pengiriman Januari turun $5,19, atau 5,2%, ke posisi US$94,95 per barel di New York Mercantile Exchange, terendah sejak penyelesaian 4 November dan merupakan penurunan persentase terbesar sejak 22 September.
>EMAS<
* Pasar ritel emas di Tanah Air hari ini, Kamis 15 Desember 2011, kembali diwarnai penurunan harga. PT Aneka Tambang hari ini mematok harga jual Rp541.000 (untuk emas 1 gram) atau turun Rp3.000/gram.
Harga emas yang dirilis PT Aneka Tambang (Antam) hari ini pukul 8:16 WIB menunjukkan harga emas batangan untuk 1 emas gram dipatok Rp541.000 dan harga beli (buyback) Rp469.000 per gram.
* Harga emas di bursa komoditas berjangka dunia juga mengalami penurunan. Di Bursa Komoditas Logam Hong Kong (HKMEx), misalnya, pada pukul 9:28 WIB harga emas berada di level US$1.579,2 per troy ounce atau US$50,77 per gram. Harga itu turun US$38,4 per troy ounce atau US$1,23 per gram jika dibandingkan dengan level harga pada transaksi kemarin.
>VALUTA<
* Kurs rupiah terhadap dolar AS menurun, sehingga berpotensi sedikit menekan laju penurunan emas di pasar ritel, karena harga emas ritel di Tanah Air adalah mengonversikan acuan harga emas global ke dalam rupiah. Indeks kurs valas Bloomberg mencatat nilai tukar rupiah pada pukul 9:49 WIB melemah 1,22% ke level Rp9.200 per US$1.
* Euro jatuh di bawah US$1,30 untuk pertama kalinya sejak Januari sebagai tanda-tanda ketegangan pendanaan meningkat di Eropa sehingga meredam selera investor untuk mata uang bersama. Euro tergelincir 0,4% menjadi US$1,2983 pada pukul 5 sore waktu New York, setelah mengalami depresiasi ke tingkat US$1,2946, level terlemah sejak 11 Januari. Mata uang bersama jatuh 0,3% menjadi 101,36 yen setelah meluncur ke 101,10, terendah sejak 4 Oktober. Dolar naik 0,1% menjadi 78,07 yen.
* Krone 0,8% lebih lemah di 5,9819 per dolar dan jatuh 0,3% ke 7,7659 per euro setelah penguatan 0,2%
* Pound naik untuk hari ketiga terhadap euro, jangka terpanjang dalam sebulan, karena penurunan saham sehingga mendorong permintaan untuk menyelamatkan mata uang Inggris itu. Sterling naik 0,3% menjadi 83,94 pence per euro.
* Dolar AS terapresiasi 2,4% tahun ini, menurut Bloomberg Correlation-Weighted Indexes, yang melacak 10 mata uang negara berkembang. Euro tergelincir 0,6% dan yen naik 5,2%. (ln)
Showing 0 - 0 of 0 comments