Bisnis Indonesia - Bisnis.com


5.000 pesepeda ramaikan setahun Yayasan Bilqis

Large_lindagumelarfanbike

Berita Terkait

JAKARTA: Sedikitnya 5.000 bersepeda dari Jabodetabek memenuhi lapangan Silang Monas Jakarta pagi ini. Mereka bersepeda bersama Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Linda Amalia Sari Gumelar, memperingati 1 tahun berdirinya Yayasan Bilqis Sehati.

Para pecinta bersepeda ini dengan bersemangat mengayuh sepedanya mengelilingi Jl. Thamrin, dan kembali berkumpul di Monas. Ada berbagai acara yang disiapkan oleh panita dari Yayasan Bilqis Sehati tersebut, di antaranya menyanyi bersama, dan door prize. Tampak anak-anak, remaja, dan orang tua tumplek semua.

"Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini. Karena sangat bermanfaat bagi anak-anak dan masyarakat, yang bisa menyalurkan bakat dan kecerdasannya, sambil meningkatkan kesehatan melalui olahraga bersepeda, serta tentu saja memupuk persahabatan," kata Linda di sela-sela Fun Bike 1 Tahun Bilqis Sehati, hari ini.

Yayasan Bilqis Sehati didirikan 16 September 2010 dan diresmikan oleh Menkes Endang Rahayu Sedyaningsih, sebagai lembaga yang peduli terhadap kesehatan anak. Tujuannya membantu anak-anak penderita penyakit atresia bilier, seperti yang menimpa almarhum Bilqis Anindya Passa tahun lalu.

Linda menuturkan yayasan tersebut mengajak semua membuka mata lebar-lebar bahwa ada di antara anak-anak yang saat ini tengah berjuang melawan Atresia Bilier. Yaitu suatu penyakit dimana saluran empedu tidak terbentuk, sehingga dapat menyebabkan kerusakan pada hati anak.

"Kondisi ini sangat jarang terjadi pada bayi baru lahir, sehingga banyak diantara kita yang tidak tahu. Penyakit ini membuat daya tahan tubuh anak jadi lemah, tapi dia tetap bisa melakukan sesuatu dan beraktivitas," ungkapnya.

Melalui sosialisasi lewat acara fun bike ini, lanjut Linda, masyarakat banyak jadi tahu tentang atresia bilier. "Sehingga bisa diantasipasi dan mengambil sikap bila suatu saat mengalaminya," ungkapnya.

Sementara itu Dewi Farida, Ketua Yayasan Bilqis Sehati, menuturkan yayasan itu didirikan bersama suaminya Donny Ardianta Passa, orangtua almarhum Bilqis Anindya Passa, yang meninggal di usia 19 bulan akibat penyakit atresia bilier tahun lalu. Tujuannya adalah sebagai wadah bagi penderita atresia biliar dan orangtuanya untuk saling berbagi pengalaman, suka dan duka, sekaligus menumbuhkan rasa sayang, dan menumbuhkan rasa cinta sesama penderita.  

Selama 1 tahun berdirinya yayasan ini, katanya, sudah ada 40 anak penderita atresia bilier yang dibantu pengobatannya. "Namun, dari anak-anak tersebut banyak yang tidak bisa bertahan lama untuk hidup. Saat ini tinggal 6 orang, yang masih dibantu. Tapi kami terus mencari pasien sampai ke daerah melalui sosialisasi dan kerja sama," ungkap Dewi.

Dia menuturkan tiap bulan selalu membuat acara untuk yayasan tersebut. "Tapi ini paling besar dan ramai. Sebagian dari hasil yang dikumpulkan pada acara fun bike ini disumbangkan untuk yayasan, agar ada dana membantu anak-anak yang terserang penyakit atresia bilier," tambahnya. (arh)

Discuss: 5.000 pesepeda ramaikan setahun Yayasan Bilqis

Showing 1 - 1 of 1 comments

  • 6eaf8c72c69dc307d73e5d794b33473a.png?s=37&d=http%3a%2f%2fwww.bisnis.com%2fimages%2fimg-comment-avatar

    bunda

    Kamis, 03 November 2011 | 20:02 WIB

    gimana saya bisa menghubungi yayasan bilqis?

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

* Redaksi


Other area