RSS FEEDLOGIN

Anak Usaha Jawa Pos Rambah Bisnis Properti Superblok

  -   Sabtu, 02 Maret 2013, 16:43 WIB

TERKAIT

  • No news.

POPULER

PILIHAN REDAKSI

TANGERANG SELATAN-Memiliki bisnis lain di luar media harus benar-benar dipikirkan oleh pengusaha media agar proses regenerasi dalam perusahaan tidak terganggu.

Wanti-wanti itu disampaikan Menteri BUMN Dahlan Iskan selaku pemilik kelompok usaha Media Jawa Pos Group di sela-sela acara peluncuran Superblok Intermark yang dikelola oleh Rakyat Merdeka Group (anak usaha Jawa Pos Group) bekerjasama dengan Ronov Indonesia, hari ini (2/3).

Dia mengemukakan saat ini tengah terjadi suatu fenomena dalam bisnis media yakni pemilik media besar kemudian merambah bisnis non media. Salah satu contohnya adalah Kompas Group yang mengembangkan toko buku dan hotel dan kini Jawa Pos Group yang dipimpinnya melaksanakan hal serupa.

Menurutnya, generasi tua pada akhirnya akan berhenti dan dia percaya hanya generasi muda yang bisa membuat media semakin maju. Untuk itu, pengusaha media harus mengembangkan bisnis lain supaya generasi tua yang turut membesarkan media dapat dikaryakan dan tidak mengganggu regenerasi.

“Supaya bisnis media berada di tangan anak muda, yang tidak takut mengkritik siapapun dan tidak banyak perhitungan soal risiko. Biasanya kalau sudah tua banyak perhitungan, beranjak penakut, jadi mereka harus dikasih mainan baru - bisnis non media – supaya tidak menghambat generasi muda,” tuturnya.

Superblok Intermark dibangun di atas lahan seluas 1,2 hektare dengan nilai investasi sekitar Rp750 miliar, ditargetkan rampung  pada 2015.(yus)

Editor : Yusran Yunus

Komentar :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.