RSS FEEDLOGIN

ALUTSISTA TNI: DPD Dukung Peningkatan Anggaran

Ismail Fahmi   -   Selasa, 02 April 2013, 15:03 WIB

TERKAIT

POPULER

PILIHAN REDAKSI

130402_alutsista.jpegBISNIS.COM, JAKARTA—Dewan Perwakilan Daerah  mendukung upaya peningkatan kesejahteraan prajurit TNI dan penambahan anggaran alat utama sistem sistem persenjataan (alutsista) agar institusi itu semakin tangguh dan berdedikasi tinggi.

Demikian dikemukakan oleh Ketua DPD, Irman Gusman usai menghadiri acara Sambung Rasa dalam rangka peringatan HUT Kopasus ke-61 di Markas Komando Pasukan Khusus, Selasa (2/4).

Pada kesempatan itu, dia  hadir memberikan ceramah dalam acara tersebut didaulat menjadi keluarga besar Kopasus setelah Danjen Kopasus Agus sutomo memakaikan Jaket Kopasus serta topi pet khas komando.

Menurutnya, peran pemerintah dan lembaga legislatif sangat dibutuhkan untuk mewujudkan TNI yang handal, profesional dan berwibawa. Cita-cita tersebut, ujarnya, akan berbanding lurus dengan tugas TNI sebagai garda terdepan dalam menjaga kedaulatan NKRI.

"DPD dan Kopasus memiliki tugas yang sama yaitu menjaga kesatuan NKRI hingga akhir hayat. Untuk itu, DPD akan mendukung dalam mendorong peningkatan anggaran pertahanan negara kita," ujar Irman.

Pada kesempatan itu Irman juga mendorong keseriusan pemerintah untuk menaikkan anggaran guna mendukung program pembangunan pertahanan dengan memodernisasi alat utama sistem senjata (alutsista) TNI.

"Jika alutsista kita modern, maka TNI kita akan punya wibawa di mata dunia. Kopasus selaku pasukan elit, akan sangat berwibawa jika didukung dengan anggaran yang memadai," ujar Irman.

 Irman menembahkan  upaya TNI meningkatkan profesionalitas dengan memegang teguh Sapta Marga TNI patut diapresiasi. Pasalnya, ancaman saat ini semakin berkembang dan dinamis, katanya.

“Memasuki tahun politik ini, TNI harus  profesional, tidak terjerat dalam politik praktis, dan mengakui supremasi sipil,” ujarnya. (if)

Source : John Andi Oktaveri

Layak Disimak

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.