RSS FEEDLOGIN

AKSI KORPORASI: Mandiri Ingin Kuasai 100% Saham Bank Sinar

Ismail Fahmi   -   Senin, 22 April 2013, 16:37 WIB

TERKAIT

POPULER

PILIHAN REDAKSI

130422_mandiri.jpegBISNIS.COM, JAKARTA--PT Bank Mandiri Tbk membidik  saham PT Bank Sinar Harapan Bali milik perorangan sebagai tahapan merealisasikan pembentukan bank patungan dengan PT Pos Indonesia dan PT Tabungan Asuransi Pegawai Negeri (Taspen)

Mengutip data kepemilikan saham Bank Sinar pada situsnya, Bank Mandiri memiliki 81,46% saham dengan nominal Rp81,46 miliar. Sisanya, sebesar 18,54% dengan nilai Rp18,53 miliar dimiliki pemodal perorangan.

Direktur Strategi dan Keuangan Bank Mandiri Pahala N. Mansury mengatakan pihaknya telah berbicara dengan pemegang saham lama Bank Sinar terkait opsi pembelian saham.

"Sekitar 20% saham Bank Sinar masih dimiliki investor lama. Kami sudah membicarakan hal itu, dan berharap pemegang saham lama mau melepas sahamnya kepada Bank Mandiri," katanya, Senin (22/4).

Dia mengatakan rencana pembelian saham minoritas itu sejalan dengan rencana penambahan modal kepada bank yang saat ini berkantor pusat di Bali tersebut.

Pahala berharap sebagian besar pemodal atau bahkan seluruh pemegang saham minoritas tersebut mau menjual sahamnya dalam waktu dekat.

Namun begitu, dia  tidak bisa merinci secara mendetail berapa banyak pemodal yang sudah siap melepas sahamnya dan dana yang disiapkan Bank Mandiri untuk membeli saham Bank Sinar.

Menurutnya.  ada banyak hal yang didiskusikan untuk merealisasikan pendirian bank patungan dengan Pos Indonesia dan Taspen.

Berdasarkan catatan Bisnis, ketiga lembaga pelat merah tersebut telah membuat nota kesepamaham terkait rencana pendirian bank patungan pada akhir Januari tahun ini.

I. Wayan Sukarta, Direktur Utama Bank Sinar, mengatakan hanya sebagian kecil dari pemegang saham lama yang belum menyatakan bersedia melepas saham kepada Bank Mandiri.

"Mungkin tinggal sekitar 3% saja yang masih belum setuju. Semuanya pemodal perorangan yang ikut mendirikan Bank Sinar," ujarnya. (Miftahul Ulum/if)

Source : Roberto Purba

Editor : Ismail Fahmi

Layak Disimak

Komentar :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.