RSS FEEDLOGIN

AKR LAND DEVELOPMENT: Gallery West Telan Investasi Rp3,5 Triliun

Peni Widarti   -   Selasa, 07 Mei 2013, 17:27 WIB

TERKAIT

POPULER

PILIHAN REDAKSI

130422_properti-megapolitan development.jpgBISNIS.COM, JAKARTA – Pengembang properti AKR Land Development menggarap proyek kawasan bisnis dan hunian Integrated Complex Gallery West di Jakarta Barat senilai Rp3,5 triliun.

Managing Director AKR Land Development Widijanto mengatakan Gallery West akan dibangun  di atas tanah seluas 2 hektar dan luas proyek sekitar 150.000 m2 di Jalan Panjang, Kebon Jeruk,  Jakarta Barat.

“Gallery West ini dirancang untuk memfasilitasi pasar komunitas eksklusif usia menengah baik untuk individu maupun keluarga, di mana tema yang diusung adalah Avant-Garde, Modern dan Contemporary,” ujarnya seusai acara Penandatanganan Kerjasama AKR Land dan Tata Mulia Konstruksi, di Jakarta Barat, Selasa (7/5/2013).

Dalam pengerjaan konstruksi pembangunan Gallery West tersebut, AKR Land bekerjasama dengan Tata Mulia Konstruksi. Menurutnya, kontraktor tersebut telah berpengalaman hampir 3 dekade.

“Pengalaman kami bekerjasama selama ini memuaskan. Kami dapat menjadi mitra yang ideal dan apa yang menjadi target kami dapat terpenuhi,” katanya.

Hans Saputra, Marketing Director Tata Mulia Konstruksi, mengaku bangga telah dipilih oleh AKR Land untuk mengerjakan proyek tersebut. “Kerjasama ini sudah lama terbina, sejak 2007, ketika kami membangun Nusa Dua Golf Resort.”

Selain terdapat lokasi hunian dan bisnis, kawasan Gallery West ini akan dilengkapi dengan museum seni Modern and Contemporary Art di Nusantara (MaCAN). AKR Land mengklaim museum tersebut akan menjadi  museum seni terbesar di Indonesia dan nomor tiga paling top di Asia. (mfm)

Source : Peni Widarti

Editor : Fatkhul Maskur

Komentar :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.