RSS FEEDLOGIN

AGENDA PRESIDEN: SBY Bawa 7 Prioritas Kerja Sama ke Singapura

Demis Rizky Gosta   -   Senin, 22 April 2013, 13:24 WIB

TERKAIT

POPULER

PILIHAN REDAKSI

130414_sby nunjuk.jpgBISNIS.COM, JAKARTA--Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan membahas tujuh prioritas kerja sama dengan Singapura termasuk kemitraan pengembangan kawasan ekonomi Batam, Bintan dan Karimun.

SBY mengatakan dalam pertemuan dengan dengan Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong kedua kepala pemerintahan akan mengkaji ulang implementasi berbagai kesepakatan kedua negara, sekaligus membicarakan peluang kerja sama lain.

Prioritas kerja sama Indonesia-Singapura, jelasnya, adalah dalam bidang investasi, transportasi udara, tenaga kerja, pariwisata, kontra terorisme, serta pengembangan kawasan ekonomi Batam, Bintan dan Karimun.

"Sejauh ini kerja sama kita baik. Singapura adalah mitra dagang papan papan atas Indonesia," kata Presiden dalam jumpa pers di Bandara Halim Perdanakusumah, Senin (22/4/2013).

Volume perdagangan Indonesia-Singapura pada 2012 mencapai US$43 miliar. Negara-kota tersebut merupakan negara dengan nilai investasi langsung terbesar, nilai FDI Singapura di Tanah Air pada 2012 hampir mencapai US$5 miliar.

Investasi langsung dari negara-kota itu adalah negara astotal investasi langsung yang berasal dari negara-kota tersebut sekitar US$5 miliar.

Di Singapura, Presiden juga dijadwalkan menerima gelar Doktor kehormatan dari Rajaratnam School of Internasional Studies dan menyampaikan pidato dalam acara Thomson Reuters Newsmaker.

"Ini adalah kesempatan bagi saya untuk berbincang dengan para investor dari perekonomian regional untuk kepentingan kerja sama ekonomi [Indonesia]," kata SBY.  (ra)

Editor : Rustam Agus

Layak Disimak

Komentar :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.